Perempuan Biseks memiliki kemungkinan tingkat depresi yang lebih tinggi ketimbang pria

PinkNews - Sebuah studi di Amerika Serikat menyatakan bahwa Perempuan biseksual lebih memiliki kemungkinan tingkat depresi ketimbang pria. Studi ini dilakukan di George Mason Universiy, bertujuan untuk melihat hubungan antara kemungkinan tingginya tingkat depresi dan penyalahgunaan alkohol yang terjadi pada remaja biseksual terhadap gender.

Dari hasil studi tersebut dihasilkan, bahwa seiring dengan penambahan usia resiko tingkat penyalahgunaan semakin rendah, berbeda dengan wanita yang justru memiliki tingkat perubahan yang statis.

Para peneliti juga menemukan bahwa wanita yang teridentifikasi sebagai straight atau gay memiliki kerentanan yang lebih rendah untuk mengalami depresi ketimbang mereka yang biseksual, hal ini berhubungan dengan ketertutupan sikap yang mereka lakukan.  Continue reading

[Review] Cyber Poll I – Arus Pelangi

Menurut anda, apakah perjuangan hak LGBT di Indonesia sudah maksimal?
Pertanyaan diatas adalah pertanyaan polling yang telah terpasang selama kurang lebih 3 bulan di website arus pelangi. Ada cukup banyak pengunjung yang turut memberi kontribusi terhadap poling tersebut, dan akhirnya kami merasa perlu untuk menampilkan hasil yang telah kami terima selama kurang lebih 3 bulan berjalan.

Dari total responden yang diterima oleh Team Cyber Polling Arus Pelangi, dengan menanyakan, “Apakah perjuangan hak LGBT di Indonesia sudah maksimal?”  Continue reading

[The Guardian] Indonesia’s transgender couples surrounded by fear and persecution

Kate Hodal reports on the dangers of defying taboos in the world’s most populous Muslim country

It was anything but a normal wedding. The identity cards were forged, the groom’s parents refused to attend, and only a handful of friends were invited. The event was so taboo it could have end with the bride and groom in jail.

“That day I felt like a freedom fighter, like liberty itself,” says 28-year-old Noah of his Indonesian wedding, with the photograph album of last year’s ceremony spread open across his knees. “But the truth is, we have no choice but to keep it a secret.”  Continue reading

Australia makes recognition of new gender identity easier

Media Release:
CONSORTIUM OF TRANSGENDER & INTERSEX ORGANISATIONS WELCOME HISTORIC HIGH COURT DECISION IN AUSTRALIA

Thursday, 6th October 2011: A consortium of organisations representing
transgender and intersex people around Australia today welcomed the
High Court of Australia’s decision to uphold the appeal of two trans
men who challenged the interpretation of the West Australian Gender
Reassignment Act (2001), saying that they hoped the decision would set
a precedent for the way similar laws around the country would be
applied. Continue reading

Etika Online

16 September yang lalu Arus Pelangi mendapat kehormatan untuk turut hadir pada Workshop & Focus Discussion Group (FGD) bertema Citizen Media (Online) Ethics Code Drafting yang diselenggarakan oleh ICT Watch.

Berikut rumusan kode etik yang telah disepakati bersama :

Acuan Umum Etika Online
(Naskah Tebet – RFC* 1.0) Continue reading

Aksi Perempuan Menolak Perkosaan

Lebih dari 100 perempuan dan laki laki berkumpul dan berorasi di bundaran HI, minggu 18 september 2011, aksi ini dipicu oleh maraknya pemerkosaan dan pelecehan seksual  akhir-akhir ini dan juga  kecewa atas statement dari orang nomor 1 di jakarta (fauzi  bowo) yang mengatakan bahwa pemicu pemerkosaan adalah cara berpakaian perempuan.

Aksi ini berlangsung dari pukul 15.00 – 17.00, sambil berorasi, membawa poster bertuliskan “jangan salahkan baju kami, hukum si pemerkosa”, “bukan roknya yang salah, tapi otak kalian yang mini”, “kendalikan nafsumu, bukan kendalikan pakaianku”, “tubuhku tidak porno, yang porno otakmu”, “ dont blame the victim”. Continue reading

Thailand: Waria Bukan Penyakit

WartaNews-Bangkok : Pengadilan Thailand memerintahkan pihak militer untuk berhenti mencap waria sebagai penderita sakit mental, suatu keputusan yang dipuji para aktivis.

Thailand mewajibkan pemuda berusia di atas 18 tahun untuk melakukan wajib militer, namun selalu mendiskualifikasi waria serta mengklasifikasikan mereka “memiliki gangguan mental permanen.”  Continue reading

Etika Berinternet, Perlukah?

Rachmatunisa – detikinet

Jakarta – Sebuah hasil survei yang dilakukan ICT Watch menunjukkan data yang cukup mengejutkan. Bagaimana tidak, sebanyak 72 persen responden yang terlibat dalam survei ICT Watch mengatakan pengguna Internet Indonesia kurang beretika ketika menyampaikan pendapatnya secara online.

Medium yang penggunanya dianggap kurang beretika tersebut adalah Social Networking (52%) dan Chatroom (21%). Adapun medium yang penggunanya dianggap sudah beretika yakni Forum (35%) dan Wiki (28%).  Continue reading